Awas! Bahaya Memakan Telur Lalat – Info Sehat

Ilustrasi lalat. (Pixabay/stevepb)

Kebersihan adalah sebagian dari Iman. Bersih Pangkal Sehat. Itu yang selalu diajarkan dari kecil. Kebersihan dimulai dari diri sendiri, bersih badan, pakaian, tempat tinggal, lingkungan, termasuk juga kebersihan dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari. Semua sangat berpengaruh dalam kesehatan tubuh kita dan orang-orang disekitar kita.

Dengan selalu menjaga kebersihan dapat menjauhkan diri dari bakteri, kuman, virus, dan bibit penyakit lain. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kebersihan makanan dan minuman termasuk juga wadahnya. Karena mendengar kata lalat saja membuat kita merasa jorok bukan? Ya karena serangga yang satu ini suka dengan tempat yang kotor-kotor, dan juga suka dengan aroma makanan dan minuman kita.

“Kebersihan adalah sebagian dari Iman”

Telur Lalat

Info Kesehatan dikutip dari Alodokter.com, dr. Deasy Larasandi (28/12/2018) menyampaikan bahwa pada dasarnya lalat adalah salah satu serangga yang cukup sering di jumpai terutama di tempat yang higienitasnya kurang baik. Ketika lalat singgah di makanan maka ada sebagian kotoran yang menempel ditubuhnya yang ikut mencemari makanan yang dihinggapinya. Tidak jarang lalat juga mengeluarkan telurnya di makanan atau minuman tersebut.

Bagi yang belum tahu, ketika makanan dihinggapi lalat biasanya serangga ini selain meninggalkan kotoran yang menempel pada kakinya juga mengeluarkan telur-telur kecil atau calon larva. Memiliki warna putih dan panjangnya sekitar 1-3 milimeter. Telur lalat ini memiliki karakteristik yang mirip dengan beras putih atau biji wijen. Sekilas telur lalat ini mirip noda pada makanan atau seperti taburan biji wijen pada makanan atau roti.

Telur Lalat.

Berita Terkait : Tanpa Sengaja Memakan Telur Lalat Hijau

Dari Alodokter (Kumpulan info Kesehatan Terbaru), Lalat mengalami 4 siklus hidup, yaitu telur-larva-pupa-lalat dewasa. Lamanya siklus hidup lalat serta suhu yang cocok untuk perkembang biakannya bervariasi antara jenis lalat satu dan lainnya. Telur lalat hijau atau Lucillia caesar membutuhkan waktu sekitar 9-21 hari untuk menjadi lalat dewasa. Biasanya lalat hijau akan mengeluarkan telurnya di atas permukaan sayuran, bangkai atau makanan. Selanjutnya dalam beberapa hari telur ini dapat berpotensi berkembang biak menjadi larva (belatung) higga lalat dewasa.

Efek Memakan Telur Lalat

Fakta yang mencengangkan buat kita saat mendapati si-lalat yang bertelur di makanan, kebayang jika telur lalat itu termakan oleh kita. Lantas bahayakah kita jika memakan telur lalat?

“Bersih Pangkal Sehat”

Pada kasus tertelannya telur lalat, sangat kecil kemungkinan telur lalat tersebut berkembang biak di dalam tubuh mengingat tubuh manusia memiliki sistem pertahanan tubuh. Namun ada beberapa kondisi tertentu yang memungkinkan telur lalat yang tertelan dapat berkembang biak di dalam tubuh, antara lain :

  • Terpapar dengan makanan yang terdapat telur lalat terus menerus atau dalam jangka waktu yang cukup lama. Biasanya pada orang yang tinggal di daerah yang higienitasnya sangat buruk.
  • Sedang dalam kondisi daya tahan tubuh yang lemah.
  • Penerita sedang mengkonsumsi obat maag dalam jangka waktu yang cukup lama.
Ilustrasi sakit perut. (Pixabay/nastya_gepp)

Kondisi berkembangbiak telur lalat di dalam tubuh disebut juga myiasis. Meskipun sangat jarang ditemui namun perlu diketahui bahwa beberapa kasus myasis tidak bergejala, namun sebagian mengeluhkan gejala seperti :
Kram perut
Mual
Muntah
Diare
Gatal di sekitar anus


“Jadi untuk saat ini tidak perlu khawatir. Sebaiknya pilih makanan atau minuman yang bersih dan apabila anda mengalami keluhan yang disebutkan di atas, segera periksakan diri ke dokter ya.”, tambah dr. Deasy Larasandi-AloDokter.com

“Meskipun sangat jarang ditemui namun perlu diketahui bahwa beberapa kasus myasis tidak bergejala, namun sebagian mengeluhkan gejala seperti :

Kram perut, Mual, Muntah, Diare, Gatal di sekitar anus”

(dr. Deasy Larasandi)

Oleh karenanya, selalu jaga kebersihan saat mengolah dan membeli makanan ya. Jangan sampai telur lalat ini hinggap di makanan Anda atau bahkan tertelan.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *