Jenis Barcode Berserta Fungsi atau Kegunaannya

Barcode 2dimensi (QR code)

Barcode – Di kesempatan kali ini kami akan membahas terlebih dahulu akan fungsi atau kegunaan kode bar atau Barcode. Barcode dapat membantu Proses Input Data lebih cepat karena dengan Barcode Scanner dapat membaca data lebih cepat dibandingkan dengan melakukan input data secara manual.

Fungsi Barcode

Barcode juga membuat Input Data menjadi lebih tepat karena teknologi barcode mempunyai ketepatan yang tinggi dalam pencarian data. Dalam penelusuran informasi data menjadi lebih akurat karena teknologi barcode mempunyai akurasi dan ketelitian yang sangat tinggi. Barcode dapat menghindari kerugian dari kesalahan pencatatan data dan mengurangi pekerjaan yang dilakukan secara manual dan berulang ulang sehingga lebih menghemat biaya. Dengan Barcode juga meningkatkan kinerja manajemen, dengan data yang lebih cepat, tepat dan akurat maka pengambilan keputusan oleh manajemen akan jauh lebih baik dan lebih cepat, yang nantinya akan sangat berpengaruh dalam menentukan kebijakan perusahaan, dan masih banyak lagi keuntungan dalam menggunakan barcode.

Janis Barcode

Pada artikel sebelumnya sudah kami bahas tentang pengertian barcode, label barcode, printer dan scanner barcode, kali ini kami akan sedikit memaparkan tentang Jenis – Jenis Kode Barcode, sebagai berikut;

1. (UPC) Uniform Product Code: checkout penjualan, persediaan, dan sebagainya pada toko retail.
2. Code 39 (Code 3 of 9): identifikasi, inventarisasi, dan pengiriman pelacakan.
3. POSTNET: kode pos encoding di US mail.
4. (EAN) European Article Number: sebuah superset dari UPC yang memungkinkan digit ekstra untuk identifikasi negara.
5. (JAN) Japanese Article Number: seperti EAN, digunakan dijepang.
6. Bookland: berdasarkan nomor ISBN dan digunakan pada sampul buku.
7. ISSN barcode: berdasarkan nomor ISSN, digunakan pada majalah di luar AS.
8. Code 128: digunakan dalam preferensi untuk Code 39 karena lebih kompak.
9. Interleaved 2of 5: digunakan dalam industri pelayaran dan gudang.
10. Codabar: digunakan oleh Federal Express, di perpustakaan dan bank darah.
11. (MICR) Magnetic Ink Character Recognition: sebuah font khusus yang digunakan untuk nomor dibagian bawah cek bank.
12. OCR-A: format pengenalan karakter optik yang digunakan pada sampul buku, untuk nomor ISBN agar bisa dibaca oleh manusia.
13. OCR-B: digunakan untuk mempermudah pembacaan barcode versi UPS, EAN,JAN, Bookland, ISSN, dan Code 39.
14. Maxicode: digunakan oleh United Parcel Service.
15. PDF417: suatu jenis barcode 2-D baru yang dapat encode sampai 1108 byte informasi, dapat terkompresi seperti pada sebuah portable file data (PDF).

Jenis Barcode berdasarkan Dimensinya

Saat ini Barcode dibagi menjadi 2 jenis, Barcode 1dimensi (Linear Code) dan Matrix Code ( Barcode 2dimensi).

A. SATU DIMENSI (1D – LINEAR BARCODE)
-Code 39,
Code 39 (code 3 of 9), adalah sebuah barcode alphanumeric (Full ASCII) yang memiliki panjang baris yang bervariasi. Implementasi barcode jenis ini biasanya untuk inventory, asset tracking dan tanda pengenal identitas.
-Code 128,
Code 128 adalah suatu barcode aplphanumeric (Full ASCII) yang memiliki kerapatan (density) sangat tinggi dan dengan panjang baris yang bervariasi. Penggunaan barcode jenis ini ideal pada sistem shiping and warehouse management (pengaturan maskapai pelayaran dan pengelolaan gudang).
-CodaBar,
-Code 25 (Interleaved 2 of 5 / ITF),
Interleaved 2 of 5, yaitu sebuah barcode berbentuk numerik dan memiliki panjang baris yang bervariasi. Barcode jenis ini digunakan untuk industri dan laboratorium.
-Code 93,
-Code 11,
-ITF-14,
-EAN-8,
-EAN-13,
-JAN-8,
-JAN-13,
-UPC-A,
UPC (Universal Prouct Code), adalah sebuah barcode numeric dan memiliki panjang baris yang tetap (fixed). UPC banyak digunakan untuk pelabelan pada produk-produk berukuran kecil/ritel.
-UPC-E,
-ISBN,
-ISSN,
-Logmars,
-Plessey,
-Telepen,
-FIM,
-Pharmacode,
-Postnet, dll

B. DUA DIMENSI (2D – MATRIX BARCODE) dapat memuat ratusan karakter dengan tampilan yang berbeda dengan Linear Code. Pada Barcode 2 Demensi, informasi/data yang besar dapat disimpan dalam ruang (space) yang kecil.
-QR Code,
-Micro QR Code,
-AZTEC Code,
-Code ONE,
-Data Matrix,
-Grid Matrix,
-PDF417,
PDF417 dapat menyimpan lebih dari 2000 karakter dalam sebuah space 4″.
-MicroPDF417, dll

Barcode 2 Dimensi umum digunakan diindustri dalam sekala besar karena ukuran label barcode 2D lebih kecil dibanding Barcode Linier namun daya simpannya lebih banyak. Hanya saja harga scanner barcode 2 Demensi masih mahal untuk saat ini. [agen-label-barcode]

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *