Pertolongan Pertama ketika Anak Sakit Demam saat Pancaroba

Perubahan suhu udara, cuaca sedang tidak menentu atau disebut dengan pancaroba, bahkan beberapa waktu sangat ekstrim, tidak seperti biasanya. Hal ini sangat diperlukan bagi kita untuk selalu menjaga kondisi diri sendiri dan orang-orang terdekat yang kita sayangi. Daya tahan tubuh sangat penting, selain menjaga pola makan, gizi seimbang, vitamin, dan mineral juga ditambah dengan olah tubuh yang cukup.

Sangat rentan sekali jika Sang Buah Hati dihadapkan dengan konsisi alam seperti ini, membuat daya tahan nya menurun sehingga gampang terserang BaPil (batuk pilek), panas karena peradangan / infeksi saluran pencernaan.

Hal penting yang perlu diperhatikan dan harus disiapkan nih buat kita orang tua untuk sedia beberapa obat-obatan sebagai pertolongan pertama sebelum mendapatkan pengobatan dari dokter.

Baca juga:

Manfaat Kayu Secang

Resep Wedang Secang

Pertolongan Pertama Saat Anak Sakit Pada Cuaca yang Tak Menentu, yang harus ada di kotak obat diantaranya adalah

1. Obat penurun panas / anti nyeri, baik yang berbahan aktif parasetamol atau ibuprofen. Dari pengalaman pribadi anak-anak lebih cocok dengan penurun panas ibu profen, sesuai resep dokter pada kasus sebelumnya. Intinya di kotak obat kita harus ada obat turun panas yang biasa anak minum ya Ayah – Bunda.

2. Alat pengukur suhu badan / Termometer, ini juga harus punya ya apalagi jika anggota keluarga ada riwayat panas tinggi, jika suhu badan sudah 37°C maka harus segera diberi penurun panas, 38°C dibantu kompres air hangat pada lipatan lengan, leher, dan punggung, cek 4jam sekali jika masih panas dapat diberikan obat penurun panas lagi.

3. Multivitamin dan mineral, ini juga wajib ya bagi orang tua untuk menyiapkan asupan tambahan guna menambah atau menjaga imunitas tubuh sang buah hati. Vitamin dan mineral juga bisa didapatkan dari buah dan sayur ya, dengan porsi yang sesuai per-harinya.

Dengan beberapa hal diatas semoga dapat membantu dalam pertolongan pertama sebelum mendapatkan pengobatan dari dokter.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *