Sagittaria Subulata untuk Alternatif Tanaman Karpet

Tanaman Air Aquascape

Beberapa tahun belakangan banyak orang membicarakan hobi tentang seni menata dan merawat tanaman beserta ikan/udang dalam satu aquarium, yang disebut dengan aquascape. Bagi penghoby aquascape mengenal yang namanya tanaman karpet atau karpet plants.

Tanaman air dengan ukuran kecil yang tumbuh menyebar keseluruh permukaan dasar aquarium seperti mengarpet yang biasanya digunakan untuk dekorasi aquascape. Tanaman karpet ini banyak janisnya yang umumnya berwarna hijau seperti layaknya karpet rumput hijau di lapangan sepak bola.

Ini salah satu daya tarik bagi aquascaper pemula, akan tetapi tanaman karpet merupakan tanaman air yang bisa dibilang cukup sulit dalam perawatan apalagi saat awal pembangunan agar dapat tumbuh maksimal dan menyebar secara merata, butuh nutrisi cukup, CO2, serta cahaya yang cukup, parameter air dan suhu air juga sangat mempengaruhi keberhasilan dalam pembuatan dan perawatan tanaman karpet aquascape ini.

Akan tetapi ada juga tanaman air yang dapat hidup dengan suhu 27 – 30 derajat celsius, dapat hidup tanpa tambahan tabung CO2, bisa hidup di cahaya kecil, sedang maupun cahaya tinggi, bahkan sangat panas sekalipun.

Jenis tanaman air ini sangat direkomendasikan untuk para peng-hoby yang baru memulai belajar membangun aquascape, atau system aquarium semi aquascape dengan menambahkan berapa tanaman air di aquarium guna membantu kebutuhan oksigen ikan.

Sagittaria Subulata

Sagittaria Subulata : uzilday/pixabay

Aquatic Plant yang kita bicarakan ini adalah Sagittaria Subulata atau Dwarf Sagittaria (Sagitaria Kerdil), daunnya hijau terang, dengan ukuran daun cukup lebar, mulai dari pangkal sampai ke ujung, tanpa tangkai daun, seperti rumput / bawang-bawangan / atau padi-padian, jika dibandingkan dengan tanaman darat. Bentuk daunnya mirip rerumputan dalam air, seperti Echonodorus Tenellus.

Jika dibandingkan dengan tanaman air lain ukurannya lebih besar dari lilaeopsis dan daunnya lebih kecil dari vallisneria. Sagitaria merupakan tanaman tunas yang habitatnya asli hidup sebagai tanaman air, tidak dapat hidup di tanah darat, mirip dengan hairgrass japan, spiralis, dan vallisneria. Spesies Tanaman air tumbuh di air payau yang dangkal dari wilayah di tepi laut, di rawa-rawa, muara.

Sagittaria Subulata mempunyai sifat semakin tinggi intensitas cahaya lampu ataupun matahari (semakin panas) maka akan semakin pendek ukuran daunnya, begitu pula sebaliknya semakin rendah cahaya maka semakin tinggi/panjang daunnya.

Penanaman dan Perawatan

Seperti yang sudah disinggung diatas bahwa tanaman air ini sangat cocok untuk tanaman karpet yang minim CO2 bahkan tanpa CO2 sekalipun. Mampu hidup di air dengan cahaya rendah hingga tinggi, mudah beradaptasi di lingkungan dengan parameter air rendah hingga tinggi.

Tetapi bukan berarti tidak mempengaruhi pertumbuhannya, semakin cukup CO2 nya maka semakin berhasil tanaman ini dalam memproduksi makanannya, parameter normal dan cukup nutrisi macro dan micro juga akan semakin subur rimbun dan besar tanaman karpet ini. Akan menjadi tantangan tersendiri nantinya untuk mengendalikan pertumbuhannya agar tercapai pengarpetannya.

Penanaman sagitaria dapat dikelompokkan 4-5 tunas dalam spot tertentu, jika ditanam per tunas dengan jarak sekitar 1cm dapat mempercepat pengarpetannya. Baiknya tanaman karpet ini dapat ditanam setelah aquascape jadi, alternatif bagi yang bosen main carpet seed. Sagittaria tumbuh didalam pasir dan menyebar dengan tumbuh tunas baru dari sulurnya.

Karena sagitaria cukup besar dan tinggi dapat dikombinasikan dengan tanaman lain seperti monte, glosso, cuba, hairgrass, dan lilaeopsis. Sangat cocok di letakkan dalam akuarium diatas 50cm, Idealnya pada tank ukuran 90-120cm. Rata-rata penempatan sagittaria di bagian tengah, sedangkan jenis lain ditempatkan didepannya, tetapi tidak sedikit pula yang menjadikannya solo karpet, yakni seluruh bidang permukaan substrate menggunakan sagittaria ini.

Kesimpulan

Ada kelebihan tentu pula ada kekurangannya, disamping mudah tumbuh dan simple dalam perawatan tentu perlu diperhitungkan tentang besar dan tingginya tanaman ini, dapat diatur dengan paparan cahaya tinggi untuk pengendalian pertumbuhan.

Bisa juga dengan pemangkasan secara berkala, atau juga dengan pencabutan tunas dengan pemilihan tunas yang besar dan meninggalkan tunas yang kecil misal dalam sudut pandang pengarpetan yang membutuhkan tanaman karpet secara kerdil, beda hal nya jika kita memposisikan tanaman tersebut berkelompok di fokus titik tertentu dalam susunan tanaman aquascape kita.

Jadi aquascaper tidak ada salahnya untuk mencoba kita sama-sama berbagi silakan masukan / koreksi / pertanyaan tulis di kolom komentar, yuk main air…

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *